July 7, 2020
RECENT POST

Sign in

Sign up

Viral Video Pemukulan Wanita di Masjid di Samarinda, Begini Upaya Kepolisian

By on December 31, 2018 0 421 Views

Serukaltim.com, Samarinda – Akhir pekan lalu, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video pemukulan terhadap seorang perempuan yang tengah melaksanakan sholat di Masjid.

Usai ditelusuri, rupanya kejadian tersebut merupakan aksi pencurian dengan kekerasan, yang menimpa Melisa (20 tahun), warga Perum Karpotek, Samarinda, pada Jumat (28/12/2018) siang.

Ketika tim serukaltim.com mengkonfirmasi perihal tersebut kepada Polresta Samarinda, Kapolresta Samarinda melalui Kasubag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan membenarkan adanya kasus itu.

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut berawal saat korban singgah ke Masjid Al Istiqamah Samarinda untuk melaksanakan Shalat Dzuhur.

“Saat hendak wudhu, korban bertemu dengan pelaku berinisial J. Korban ditanya apakah dia sendirian saja, lalu korban menjawab iya,” beber Danovan.

Ketika korban baru melaksanakan sholat, lantas pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan sebilah kayu ulin ke bagian belakang kepala korban dan merampas tas korban.

AMANKAN BARANG BUKTI: Jajaran Reskrim Polresta Samarinda mengamankan barang bukti dari TKP berupa satu unit mukena yang dikenakan korban dan sebilah kayu ulin yang dibawa tersangka.

“Korban masih sempat berdiri dan berteriak, namun pelaku memukul lagi bagian kepala korban sehingga ia terjatuh dan pelaku berhasil kabur,” sambungnya.

Usai melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Samarinda, korban lantas dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

GERAK CEPAT: Usai menerima laporan korban, Polresta Samarinda langsung memburu tersangka sampai ke luar Samarinda.

Beruntung, tulang tekuk korban lebih besar dari ukuran normal, sehingga ia masih kuat berdiri.

Saat ini, Danovan memaparkan, Jajaran Reskrim Poresta Samarinda tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Sudah kita olah TKP, sekarang kita kejar tersangka sampai ke luar Samarinda,” sebutnya.

OLAH TKP: Hasil olah TKP akan menjadi acuan kepilisian guna mengendus keberadaan pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap Melisa.

Pihaknya telah menugaskan 4 personil untuk standby di tempat tinggal tersangka di Sanga-sanga, Kukar.

“Tersangka dapat dijerat dengan Pasal 365 subs 351 tentang Pencurian dengan Kekerasan,” pungkasnya. [*/hfd]

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *